Kisah Nabi Musa AS Bayi Yang Bisa Berbicara Tentang Tauhid

Kisah Nabi Musa AS Bayi Yang Bisa Berbicara Tentang Tauhid

Kajianislami.co – Kisah Nabi Musa AS Bayi Yang Bisa Berbicara Tentang Tauhid | Assalamu’alaikum akhi dan ukhti, kali ini berjumpa lagi dengan admin Kajian Islami yang akan selalu memberikan informasi seputar islam yang insyaallah bermanfaat bagi kita semua. Setelah kemarin admin membagikan postingan tentang Ikan Yang Menelan Nabi Yunus as Masih Hidup Sampai Sekarang, pada kesempatan yang baik ini admin kembali memberikan informasi seputar agama islam yaitu Kisah Nabi Musa AS Bayi Yang Bisa Berbicara Tentang Tauhid yang insyaallah akan kita bahas secara rinci.

Tahukah kalian? Ada raja yang jahat bernama Firaun dan nabi yang mengalahkan Raja Firaun atas izin Allah bernama Nabi Musa Alaihi Salaam. yuk kita simak ceritanya! Pada zaman dahulu di negeri Mesir Fir’aun berkuasa dengan angkuhnya berperilaku sewenang-wenang dan menindas rakyatnya.

Ia sangat ditakuti oleh masyarakat Mesir. pada saat itu. Dengan kekuasaan yang dimilikinya, Fir’aun menyebut dirinya sebagai tuhan. Nabi Musa berasal dari kalangan BANI ISRAIL, yakni bangsa yang diperbudak dan ditindas oleh Fir’aun. Nabi Musa diperintahkan Allah untuk berdakwah kepada Fir’aun tentang ajaran TAUHID, dan mengingatkan bahwa “TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH”.

Pada zaman itu, seluruh bayi laki-laki wajib dibunuh atas perintah Fir’aun. Ibu Nabi Musa khawatir dengan bayinya. Kemudian Allah memerintahkan untuk meletakkan nabi Musa ke dalam sebuah peti yang dihanyutkan di sungai. Ibu Nabi Musa sangat sedih sedih berpisah dengan anak yang baru dilahirkannya.

 

Kisah Nabi Musa AS Bayi Yang Bisa Berbicara Tentang Tauhid

 

Seorang pelayan istana, melihat peti berisi bayi Musa tersebut dan mengambilnya. Saat istri dari Fir’aun melihat bahwa bayi tersebut laki-laki istri Fir’aun meminta izin kepada suaminya untuk mengasuh bayi nabi Musa tersebut. Dan Fir’aun mengizinkan untuk merawatnya. Kemudian istana mengumumkan untuk mencari perempuan yang dapat menyusui Nabi Musa.

Kisah Nabi Musa AS Bayi Yang Bisa Berbicara

Namun, Nabi Musa menolak air susu dari perempuan-perempuan tersebut. Hingga suatu hari, datang seorang perempuan yang berhasil menyusui Nabi Musa, yang sebenarnya adalah ibu kandung Nabi Musa. Setelah beranjak dewasa & menikah, Nabi Musa pergi menuju Mesir. Dalam perjalanan, Nabi Musa melihat cahaya di sekitar gunung. Dihampirinya lereng gunung itu sambil membawa tongkatnya.

Di sana, Nabi Musa mendengar seruan agar dia melempar tongkatnya. Setelah dilempar, tiba-tiba tongkatnya berubah menjadi ular. Ketika Nabi Musa mengepitkan telapak tangannya ke ketiaknya, tangan itu tampak putih bercahaya. Walau telah jelas bahwa Fir’aun adalah sosok yang ZALIM, Allah tetap memerintahkan untuk berdakwah dengan halus.

Lalu nabi Musa berdoa, dan Allah memerintahkan Nabi Harun untuk menemani Nabi Musa karena beliau lebih fasih dalam berbicara. Hal tersebut tercantum dalam surat Toha ayat sampai Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku. teguhkanlah kekuatanku dengan (adanya) dia, dan jadikanlah dia teman dalam urusanku, agar kami banyak bertasbih kepada-Mu, dan banyak mengingat-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami”.

Kemudian mereka berdua pergi menemui Fir’aun, dan menyampaikan dakwahnya mengenai Tauhid. Namun Fir’aun menolaknya. dan tetap menganggap dirinya sebagai Tuhan, seperti yang selama ini dilakukan oleh masyarakat Mesir terhadap Fir’aun. Fir’aun meminta mereka menunjukan sesuatu yang AJAIB sebagai BUKTI kebenaran perkataannya. Atas izin Allah, Nabi Musa menunjukkan MUKJIZAT-nya dengan merubah TONGKAT-nya menjadi ULAR yang sangat besar. dan membuat Fir’aun kaget, tetapi tetap tidak percaya.

Tiba-tiba di tangan kanan Nabi Musa muncul CAHAYA yang sangat terang. Kemudian Fir’aun memerintahkan para PENYIHIR hebat dari seluruh Mesir, untuk menandingi Nabi Musa, namun semuanya kalah oleh mukjizat Nabi Musa. Kemudian para penyihir itu bertekuk lutut di hadapan Nabi Musa, dan mereka mengakui kebenaran bahwa kedua nabi itu adalah utusan Allah. Mereka pun berkata, “Kami beriman kepada Tuhan Semesta Alam.”

Fir’aun tetap angkuh dan tidak mau mengakui Allah sebagai Tuhan. Nabi Musa kemudian memilih untuk pergi bersama Bani Israil. ber-HIJRAH keluar dari Negeri Mesir, membawa banyak pengikutnya. Fir’aun dan prajuritnya, kemudian mengejar mereka dengan pasukan berkuda. Tetapi Nabi Musa tidak bisa lanjut berlari karena di hadapannya ada Laut Merah. Lalu Allah memerintahkan Nabi Musa untuk menghentakkan tongkatnya. Maka seketika itu LAUT TERBELAH dan di dasar lautan itu tampak sebuah lintasan jalan yang tidak tersentuh oleh air.

Nabi Musa dan Bani Israil berlari melintasi jalan tersebut. Sesampainya Nabi Musa dan Bani Israil di seberang, lautan itu masih terbelah dan Fir’aun pun terus mengejar di belakang mereka. Ketika Fir’aun dan prajuritnya hampir sampai ke seberang, Allah memerintahkan Malaikat Jibril untuk menenggelamkan mereka. Ketika mulai tenggelam dan hampir mati, Fir’aun memohon ampun dan mengakui bahwa Allah sebagai satu-satunya Tuhan.

Namun itu tidak diterima. Selama ini sikap Fir’aun sudah melampaui batas dan Allah pun tidak menerima taubatnya. Fir’aun dan pasukannya tenggelam dan mati dalam keadaan kafir. Akhirnya Nabi Musa dan pengikutnya melanjutkan perjalanan mereka. Begitulah kisah Nabi Musa Alaihi Salaam. Yang berani melawan Fir’aun yang jahat. Semoga kita semua bisa meniru Nabi Musa yaitu agar taat kepada Allah.

Baiklah sobat akhi dan ukhti di manapun kalian berada, mungkin itu saja yang dapat admin Kajianislami.co sampaikan untuk kita semua tentang kajian Kisah Nabi Musa AS Bayi Yang Bisa Berbicara Tentang Tauhid, semoga dapat bermanfaat dan menambah keimanan kita kepada Allah SWT dan semoga kita selalu dalam lindungannya, Aamiin. Jangan lupa untuk melakukan sholat lima waktu dan berbakti kepada orang tua. Akhir kata wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Gallery for Kisah Nabi Musa AS Bayi Yang Bisa Berbicara Tentang Tauhid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *