Ikan Yang Menelan Nabi Yunus as Masih Hidup Sampai Sekarang

Ikan Yang Menelan Nabi Yunus as Masih Hidup Sampai Sekarang

Kajianislami.co – Ikan Yang Menelan Nabi Yunus as Masih Hidup Sampai Sekarang | Mungkin banyak dari kalian yang bertanya , Nabi siapa yang di makan ikan paus? Ikan apa yang makan Nabi Yunus? Ikan yang menelan Nabi Yunus apakah benar masih hidup? dan Kenapa Nabi Yunus ditelan paus? Itu adalah pertanyaan yang sering saya dengar dan ingin cari tahu jawabannya. Baiklah, berikut admin Kajianislami sajikan buat kita semua.

Yunus as merupakan seorang nabi ke-21 yang berasal dari Kerajaan Utara di Israel pada kisaran abad ke-8 Sebelum Masehi. Dalam bahasa Ibrani Yunus berarti “merpati”. Yunus adalah putra Matta keturunan Benyamin bin Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim, ia merupakan nabi yang nasabnya kembali kepada ibu. Yunus adalah keturunan Bani Israil yang diutus oleh Allah untuk menjadi Rasul ke penduduk Ninawa didaerah Mosul yang sekarang berubah menjadi Iraq. Nabi Yunus as merupakan nabi yang menganut ajaran agama Samawi yakni ajaran yang memiliki banyak kepercayaan yaitu Islam, Yahudi dan Kristen. Banyak sekali mukzijat nabi yunus diantara nya yaitu Ditelan Ikan Paus, untuk kisah selengkapnya mari kita simak kisah Ikan Yang Menelan Nabi Yunus dibawah ini :

Nabi Yunus AS

Didalam kisah hidupnya, Nabi Yunus pernah ditelan oleh seekor ikan besar yang ditafsirkan itu adalah ikan paus.  Ikan itu dikenal dengan nama ikan Nun. Berkat mukzijat dan zikir kepada Allah akhirnya ikan itu memuntahkan isi perutnya beserta Nabi Yunus keluar dalam keadaan hidup. Selama 40 hari didalam perut ikan, nabi yunus selalu bertaubat dan berdo’a kepada Allah. Setelah memuntahkan nabi yunus, ikan itu kembali ke lautan.

Awal mula penyebab nabi yunus ditelan oleh ikan yang mirip dengan paus dan dijuluki dengan ikan Nun itu ketika Nabi Yunus AS meninggalkan kaumnya yang melakukan pembangkangan terhadap ajarannya. Kemudian dengan penuh rasa kemarahannya Nabi Yunus memilih untuk pergi dengan menggunakan kapal meninggalkan pengikutnya yaitu penduduk Ninawa, yang berada di daerah Mosul, Irak. Kisah ini juga diceritakan oleh Allah SWT dalam Alqur’an surat Al Anbiya’ ayat 87.

“Ketika dia pergi dalam keadaan marah.” (Al-Anbiya: 87).

Kisah Nabi Yunus Yang Ditelan Ikan Paus Karena Meninggalkan Kaum Ninawa

Ikan Yang Menelan Nabi Yunus

Dari buku yang dikutip oleh Mega Hikari Aminah mengisahkan bahwa nabi yunus sudah berulang kali mengingatkan pada kaum Ninawa. Akan tetapi mereka tidak perduli dan tetap bermaksiat dengan alasan karena Nabi Yunus bukan berasal dari kaum mereka.Diantara kaum Ninawa hanya terdapat dua orang pengikutnya yakni Rubil yang mempunyai sifat alim dan bijaksana serta Tanukh yang memiliki sifat sederhana dan tenang.

Pada awalnya ajaran Nabi Yunus terbilang sangat baru. Oleh sebab itu, para penduduk kaum Ninawa tidak dapat menerima ajaran Nabi Yunus untuk menggantikan ajaran dan kepercayaan yang diwariskan oleh nenek moyang mereka. Keadaan seperti ini membuat Nabi Yunus sangat berputus asa dan beranggapan bahwa tidak ada lagi kaum Ninawa yang mau beriman kepada Allah SWT.

Pada suatu ketika nabi Yunus hendak bersiap untuk pergi meninggalkan kaum Ninawa, kemudian dia mengingatkan mereka untuk segera bertaubat kepada Allah karena akan datang azab yang sangat pedih jika mereka tidak segera bertaubat seraya berkata. “Wahai kaum Ninawa, sesungguhnya aku peringatkan kepada kalian bahwa jika kalian masih tetap menyembah apa yang kalian sembah saat ini. Allah akan menurunkan azab yang sangat pedih atas diri kalian. Oleh karena itu, cepatlah kalian bertobat. Semoga Allah mengampuni kalian semua”.

Allah SWT berfirman, “Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: ‘Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang beriman”. (QS Al-Anbya ayat 87-88).

Kaum Ninawa mulai gelisah karena ditinggal oleh Nabi Yunus, kemudian seketika itu juga cuaca menjadi mendung dan wajah mereka pun berubah menjadi pucat pasi dan angin bergemuruh menambah suasana menjadi suram. Setelah menyadari kebenaran yang dikatakan Nabi Yunus, mereka mulai beriman dan mencari keberadaan nabi yunus yang entah kemana perginya.

Sementara itu keadaan Nabi Yunus selepas kepergiaannya dari kaum Ninawa menjadi tak menentu. Setelah mengembara tanpa tujuaan dengan putus asa dan merasa berdosa, akhirnya dia sampai ditepian pantai dan melihat sebuah kapal yang akan pergi menyebrangi laut dan menumpang dikapal tersebut.

Disaat sedang berlayar tiba-tiba mereka dikejutkan dengan terjadinya badai yang sangat besar. Kapal pun berguncang dan para penumpang sepakat untuk mengurangi beban dengan membuang satu orang yang ada dikapal. Kemudian diadakanlah undian untuk membuang satu penumpang ke laut.

Namun tak disangka bahwa undian pertama yang jatuh adalah nama Nabi Yunus. Lalu undian tersebut diulang dan sampai undian yang ke-3 yang keluar tetap nama Nabi Yunus. Kemudian beliau sadar bahwa itu sudah suratan dan kehendak dari Allah dan langsung menjatuhkan diri kelaut yang dalam. Lalu Allah memberi perintah kepada ikan paus yang bernama Nun untuk menelan Nabi Yunus.

Ikan Yang Menelan Nabi Yunus as

Selama didalam perut ikan Nun nabi Yunus berdo’a dan bertaubat kepada allah dengan berdzikir dan memohon ampun dan bertasbih selama 40 hari lamanya dalam perut ikan Nun.

“Tiada Tuhan melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah orang yang telah berbuat zalim”.

Setelah 40 hari bertasbih, kemudian Allah mendengar doa Nabi Yunus dan memerintahkan Ikan Nun untuk memuntahkan Nabi Yunus ditepi Pantai. Setelah memiliki tenaga yang didapatkan dari makan buah labu ia diperintahkan untuk kembali pada kaum Ninawa.

Selepas ia kembali kepada kaum Ninawa, Nabi Yunus sangat dikejutkan dengan perubahan kaum Ninawa yang telah beriman kepada Allah. Setelah itu Nabi Yunus as mengajari kaum nya kitab tauhid dan menambah keimanan kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman, “Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih. Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu”. (QS As-Saffat ayat 147-148).

Kisah tentang keduanya memang hanya sampai disitu, namun apakah kalian tahu jika ikan yang menelan nabi yunus masih hidup sampai saat ini? Kata-kata tersebut semakin diperkuat dengan adanya ayat yang menjelaskan tentang ikan nabi yunus yaitu Surat Ash Shaaffaat ayat :145 yang artinya :

“(139). Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (140). (ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan, (141). Kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. (142). Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. (143). Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, (144). Niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. (145). (Q.S Ash Shaaffaat ayat 139-145).

Dari surat tersebut dapat disimpulkan bahwa jika nabi yunus tidak bertaubat kepada Allah, niscaya ia akan tinggal didalam perut ikan sampai hari kiamat kelak. Hal itulah yang menimbulkan gagasan bahwa ikan tersebut masih hidup sampai sekarang.

Ikan Yang Menelan Nabi Yunus

Do’a Nabi Yunus AS Yang Mustajab Beserta Artinya :

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Artinya: “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (Ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya”.

Ketika berada dalam perut ikan, nabi yunus pernah berdo’a kepada Allah dengan do’a yang mustajab. Do’a nabi yunus disebut do’a Dzun Nuun, Dzun Nuun yang bermakna ikan. Mengenai do’a nabi yunus, Rasulullah pernah bersabda :

دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ
بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Didalam ayat al-qu’ran juga pernah dikatakan tentang do’a nabi yunus yakni dalam Surat Al Anbiya’ : 87-88 :

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (87) (فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ (88

“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim.” Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiya’: 87-88)

Lantas mengapa do’a nabi yunus itu mustajab?

Itu karena didalam do’a beliau terdapat pengakuan diri pada ketauhidan milik Alla ‘azza wa jalla dan pengakuan terhadap dosa yang ada serta kesalahan dan kezholiman yang pernah diperbuat diri sendiri.

Keutamaan didalam do’a nabi yunus adalah :

1. Pengakuan Tauhid.

2. Pengakuan akan kekurangan diri.

3. Berisi permohonan ampun (istighfar) pada Allah

Yang perlu kita ketahui bahwa do’a Nabi Yunus AS ini sangat ampuh dan mempunyai faedah untuk membuang kesulitan dalam hidup dan termasuk do’a yang mustajab/ampuh. Cukup sekian kisah tentang Ikan Yang Menelan Nabi Yunus semoga bermanfaat bagi kita semua.

Gallery for Ikan Yang Menelan Nabi Yunus as Masih Hidup Sampai Sekarang

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *